Monday, November 9, 2015

Pembunuh Tata Chubby Dituntut 18 Tahun Penjara (Analisa)

Artikel :

Pembunuh Tata Chubby Dituntut 18 Tahun Penjara
Lalu Rahadian, CNN Indonesia         Senin, 02/11/2015 17:08 WIB


Jakarta, CNN Indonesia -- Terdakwa pembunuh Deudeuh Alfi Syarin alias Tata Chubby, Muhammad Prio Santoso, dituntut hukuman 18 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Tuntutan 18 tahun penjara diberikan setelah JPU memandang Prio bersalah karena membunuh Tata di kamar kostnya di kawasan Tebet pertengahan April lalu. JPU menggunakan pasal 339 Kitab Undang-undang Hukum Pidana sebagai dasar tuntutan bagi Prio.

"Kami berkesimpulan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan pembunuhan dengan keadaan yang memberatkan sesuai pasal 339 KUHP," ujar JPU dari Kejati DKI Jakarta, Bebry, di ruang sidang 5 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (2/11).

Sebelumnya, Prio sempat didakwa melanggar Pasal 338, 339, dan 365 Ayat 1 Juncto Ayat 3 KUHP. Namun, JPU memutuskan untuk menuntut Prio berdasarkan pasal 339 sebagai dakwaan primer (utama) dalam sidang hari ini.

"Karena dakwaan JPU berdasar pasal 339 KUHP telah dibuktikan, maka dakwaan pasal-pasal selanjutnya tidak perlu dibuktikan lagi. Kami berkesimpulan terdakwa bersalah sesuai pasal tersebut," kata Bebry.

Selain karena pembuktian di persidangan, tuntutan 18 tahun penjara juga diberikan berdasarkan beberapa pertimbangan yang memberatkan Prio di mata JPU. Sikap kurang kooperatif Prio dalam persidangan menjadi salah satu pertimbangan JPU dalam membuat tuntutan.

Selain itu, tindakan Prio juga dianggap tidak sesuai dengan tingginya jenjang pendidikan yang pernah dia jalani. Sebagai informasi, Prio pernah menjadi mahasiswa di salah satu universitas ternama di Bogor. Namun, dia tidak pernah menyelesaikan studinya di kampus tersebut.

Pada sidang tadi, selain menuntut hukuman 18 tahun penjara JPU juga meminta majelis hakim di PN Jakarta Selatan memperbolehkan pengembalian barang-barang milik Tata kepada kakak kandungnya, Muhammad Iqbal, yang pernah menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan tersebut.

Tata ditemukan tewas tanpa busana dengan mulut tersumpal kaos kaki dan tangan terikat kabel pada April lalu. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, Tata diketahui terakhir bertemu dengan Prio. Pria tersebut adalah salah satu pelanggan jasa kencan yang ditawarkan Tata melalui media sosial Twitter.


Analisa :
Perkembangan teknologi yang sangat pesat menyebabkan semakin mudahnya transaksi melalui sistem online. Namun, kemudahan ini juga dapat membahayakan seseorang. Saat ini sudah banyak sekali kasus kriminal yang terjadi bermula dari perkenalan di dunia maya. Mayoritas korban dan pelakunya adalah anak-anak remaja hingga dewasa.
Dalam kasus ini, pelaku melakukan pembunuhan karena tersinggung dihina bau badan oleh korban. Banyak faktor yang memicu seseorang gelap mata melakukan tindakan kriminal, entah disengaja ataupun tidak disengaja. Salah satunya adalah rendahnya nilai moral dan agama. Meskipun pelaku mengaku tidak berniat untuk membunuh korban, namun pelaku tetap bersalah karena telah menghilangkan nyawa seseorang. Di samping itu, pelaku juga sempat mengambil barang-barang berharga milik korban yang kemudian korban dikunci di dalam kamar dan membuang kuncinya dengan maksud agar tidak ada orang yang mengetahui perbuatannya.
Lalu apa yang mendorong pelaku menyewa korban untuk melampiaskan nafsu seksnya meskipun sudah mempunyai istri? Kurangnya rasa tanggung jawab, tekanan akibat masalah-masalah yang dihadapi dan ketidakmampuan dalam penguasaan diri dari perbuatan terlarang tsb merupakan beberapa hal yang mendukungnya.
Sedangkan faktor terbesar yang berperan kepada korban untuk menjajakan dirinya adalah kurangnya perhatian dari keluarga. Korban yang sudah tidak mempunyai orang tua sejak kecil dan tinggal jauh dari saudara memilih untuk mencari uang dengan cara cepat namun tidak dibenarkan. Kedua belah pihak merupakan salah satu contoh pengguna teknologi yang tidak bijaksana dalam menggunakan media sosial. Sebagai generasi muda, kita seharusnya dapat memanfaatkan teknologi canggih yang ada dengan tepat dan lebih bijaksana untuk sesuatu yang berguna. 


Sumber :
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20151102170805-12-88978/pembunuh-tata-chubby-dituntut-18-tahun-penjara/

Saturday, October 31, 2015

Tugas 2 - Pengantar Telematika

Soal :


  1. Jelaskan bagaimana peranan jaringan komputer baik yang menggunakan kabel maupun tanpa kabel dalam penyebarluasan layanan telematika! Berikan contohnya!
  2. Bagaimana mencegah gangguan-gangguan yang akan muncul pada jaringan komputer sebagai sarana penunjang layanan telematika! Berikan contoh gangguan yang ada pada layanan telematika!
  3. Jelaskan fasilitas-fasilitas apa saja yang diperlukan guna menunjang layanan telematika yang berhubungan dengan jaringan komputer!

Jawab :

  1. Jaringan komputer merupakan hal yang terpenting dalam mengakses layanan telematika. Jaringan ini menghubungkan antara host komputer satu dengan yang lain melalui sebuah infrastruktur. Jaringan ini dapat berupa layanan data, korporat, umum, dan bahkan bersifat rahasia contohnya data informasi transaksi melalui kartu kredit.
    Perkembangan jaringan komputer pada saat ini sangat berkembang pesat terutama sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika, Semakin besarnya keinginan masyarakat global untuk mendapatkan informasi secara cepat dan bagaimana memudahkan aktifitas mereka sehari-hari. Contohnya penggunaan komputer yang menggunakan internet dahulu dengan basis dial-up, sekarang berkembang dengan basis DSL, dalam hal kecepatan koneksi sangat jauh berbeda, dikarenakan internet menggunakan DSL mendapat prioritas lebih utama ketimbang dengan basis dial-up.

  2. Pencegahan gangguan pada jaringan komputer :
    - Integrity : Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang
    - Confidentiality : Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
    - Authentication : Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
    - Availability : Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
    - Nonrepudiation : Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.

    Contoh gangguan pada layanan telematika :
    - Noise : suatu sinyal gangguan yang bersifat akustik (suara), elektris, maupun elektronis yang hadir dalam suatu sistem (rangkaian listrik/ elektronika) dalam bentuk gangguan yang bukan merupakan sinyal yang diinginkan.
    - Flooding : teknologi informasi yang mengacu kepada salah satu jenis serangan Denial-of-service yang menggunakan paket- paket SYN. Denial of Service (DoS) merupakan serangan dimana suatu pihak mengekploitasi aspek dari suite Internet Protocol untuk menghalangi akses pihak yang berhak atas informasi atau sistem yang diserang.
    - Virus : sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri.
    - Sniffer : sebuah device penyadapan komunikasi jaringan komputer dengan memanfaatkan mode premicious pada ethernet. 

  3. Kegiatan penyediaan fasilitas jaringan telematika meliputi keseluruhan fasilitas dan elemen jaringan sehingga membentuk jaringan untuk menyalurkan beragam layanan aplikasi telematika. Contoh : stasiun bumi, kabel serat optik, saluran telekomunikasi dan sentral switching, perangkat transmisi komunikasi radio, BTS, dan menara transmisi.

Sumber :
http://www.mastel.or.id/files/Persandingan%20RUU%20Konvergensi.pdf
http://rizkyanraguta.blogspot.co.id/2015/01/gangguan-dan-pengamanan-pada-layanan_9.html

Wednesday, October 28, 2015

Pemuda dan Sosialisasi

Pemuda
Pemuda adalah golongan manusia-manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan ke arah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung.

Sosialisasi
Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat.

Proses Sosialisasi
George Herbert Mead berpendapat bahwa sosialisasi yang dilalui seseorang dapat dibedakan melalui tahap-tahap sebagai berikut.
1. Tahap persiapan (Preparatory Stage)
Tahap ini dialami sejak manusia dilahirkan, saat seorang anak mempersiapkan diri untuk mengenal dunia sosialnya, termasuk untuk memperoleh pemahaman tentang diri. Pada tahap ini juga anak-anak mulai melakukan kegiatan meniru meski tidak sempurna.
2. Tahap meniru (Play Stage)
Tahap ini ditandai dengan semakin sempurnanya seorang anak menirukan peran-peran yang dilakukan oleh orang dewasa. Pada tahap ini mulai terbentuk kesadaran tentang nama diri dan siapa nama orang tuanya, kakaknya, dan sebagainya. Kemampuan untuk menempatkan diri pada posisi orang lain dan kesadaran bahwa dunia sosial manusia berisikan banyak orang juga mulai terbentuk pada tahap ini 
3. Tahap siap bertindak (Game Stage)
Peniruan yang dilakukan sudah mulai berkurang dan digantikan oleh peran yang secara langsung dimainkan sendiri dengan penuh kesadaran. Pada tahap ini lawan berinteraksi semakin banyak dan hubungannya semakin kompleks. Peraturan-peraturan yang berlaku di luar keluarganya secara bertahap juga mulai dipahami. 
4. Tahap penerimaan norma kolektif (Generalized Stage/Generalized other)
Pada tahap ini seseorang telah dianggap dewasa. Dia sudah dapat menempatkan dirinya pada posisi masyarakat secara luas. Manusia dengan perkembangan diri pada tahap ini telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya.

Tujuan Sosialisasi

  1. Memberikan ketrampilan terhadap seseorang agar mampu mengimbangi hidup bermasyarakat.
  2. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif.
  3. Membantu mengendalikan fungsi – fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
  4. Membiasakan diri dengan berprilaku sesuai dengan nilai – nilai dan kepercayaan pokok yang ada dimasyarakat.


Peran Pemuda di Masyarakat
a. Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan :
- Pemuda meneruskan tradisi dan mendukung tradisi
- Pemuda yang menyesuaikan diri dengan golongan yang berusaha mengubah tradisi.

b. Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya dibedakan menjadi :
  • Jenis pemuda pembangkit, yaitu pengurai atau pembuka kejelasan dari suatu masalah sosial. Contoh sastrawan Rendra dan Chairil anwar pada masanya.
  • Jenis pemuda nakal/ delinkuen, yaitu jenis pemuda yang tidak berniat mengadakan perubahan pada budaya maupun masyarakat tetapi hanya berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan tindakan menguntungkan bagi diri sendiri.
  • Jenis pemuda radikal, yaitu mereka yang berkeinginan besar mengubah masyarakat dan kebudayaan lewat cara-cara radikal, revolusioner tanpa memikirkan lebih jauh bagaimana selanjutnya.


Permasalahan pada Generasi Muda
Masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa ini adalah:
a. Dirasakan menurunnya jiwa nasionalisme, idealisme dan patriotisme di kalangan generasi muda
b. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya
c. Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia
d. Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja.
e. Kurangnya gizi yang dapat menghambat pertumbuhan badan dan perkembangan kecerdasan
f. Masih banyaknya perkawinan-perkawinan di bawah umur
g. Adanya generasi muda yang menderita fisik dan mental
h. Pergaulan bebas
i. Meningkatnya kenakalan remaja, penyalahagunaan narkotika
j. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang mengangkut generasi muda.


Sumber : 
http://mawar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads

Wednesday, October 14, 2015

Tugas 1 - Pengantar Telematika

Soal :

  1. Jelaskan fungsi dan peranan telematika di berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari!
  2. Apa yang menyebabkan layanan telematika semakin berkembang, jelaskan!
  3. Aplikasi-aplikasi apa saja yang muncul dengan memanfaatkan layanan telematika dan apa peranan dari aplikasi tersebut?
  4. Bagaimana menghindari dampak negatif dari perkembangan telematika? Jelaskan!

Jawab :

  1. Fungsi Telematika
    a. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi untuk menambah pengetahuan manusia yang akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, dan meningkatkan wawasan.

    b. Sarana kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

    Peranan Telematika di Indonesia
    a. Mengoptimalkan proses pembangunan.
    Telematika memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa sarana telekomunikasi yang memudahkan masyarakat saling berinteraksi tanpa terhalang jarak, sehingga mudah untuk menyampaikan informasi dari satu daerah ke daerah lain.

    b. Meningkatkan Pendapatan.
    Produk dan jasa teknologi telematika merupakan komoditas yang memberikan peningkatan pendapatan bagi perseorangan, dunia usaha bahkan negara dalam bentuk devisa hasil ekspor jasa dan produk industri telematika.

    c. Pemersatu bangsa.
    Teknologi telematika mampu menyatukan bangsa melalui pengembangan sistem informasi yang menghubungkan semua institusi dan area dengan cepat tanpa terhalang jarak daerah masing-masing.
  2. Faktor penyebab telematika semakin berkembang adalah meningkatnya dan semakin beragam kebutuhan pengguna. Aplikasi apapun dan layanan apapun yang tercipta dalam telematika berawal dari kebutuhan pengguna. Semua pengguna menginginkan informasi yang mudah didapat, serba cepat, layanan lengkap dan handal untuk memenuhi kebutuhan mereka.
  3. a. E-goverment (contoh : depok.go.id)
    E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.

    Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja. E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

    b. E-commerce (contoh : bhinneka.com)
    Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.

    Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (software), perbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain yaitu e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

    c. E-learning (contoh : cai.elearning.gunadarma.ac.id)
    Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan sistem belajar jarah jauh (distance learning) menggunakan media internet berbasis web atau situs.

    Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas dapat dilakukan.
  4. a. Pembuatan UU yang mengatur penggunaan telematika.
    UU tersebut dimaksudkan untuk memberikan aturan yang jelas dalam penggunaan telematika sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan hal-hal yang dilanggar.

    b. Pembuatan hukum yang memberikan sanksi tegas bagi pelanggar telematika
    Apabila terdapat pelanggaran maka sudah dibuat aturan hukum dan sanksi bagi pelanggar sehingga memberikan efek jera.

Sumber :
http://dee-x-cisadane.webs.com/apps/blog/show/19169220-sejarah-penerapan-dan-perkembangan-trend-telematika-ke-depan
http://www.ivantinusjerry.asia/2014/10/manfaat-peranan-telematika-lengkap-terbaru.html
http://www.ivantinusjerry.asia/2014/11/pengantar-telematika-2.html

Monday, October 12, 2015

Individu, Keluarga, dan Masyarakat

Individu
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Individu berasal dari kata latin “individuum” artinya yang tidak terbagi. Individu juga berarti bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan menurut ilmu sosiologi adalah sbb: 
1. Pendirian Nativistik. Golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan itu semata-mata ditentukan oleh factor-faktor yang dibawa sejak lahir 
2. Pendirian Empiristik dan environmentalistik. Golongan ini menganggap bahwa pertumbuhan individu semata-mata bergantung pada lingkungan sedangkan dasar tidak berperan sama sekali. 
3. Pendirian konvergensi dan interaksionisme. Golongan ini berpendapat bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu. 

Keluarga
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Fungsi keluarga adalah pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga tersebut.
Fungsi yang dijalankan keluarga adalah :
1. Fungsi Pendidikan : dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
2. Fungsi Sosialisasi : dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3. Fungsi Perlindungan : dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4. Fungsi Perasaan : dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak serta anggota lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga, sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5. Fungsi Agama : dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.
6. Fungsi Ekonomi : dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan, mengatur penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
7. Fungsi Rekreatif : dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga, seperti acara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dan lainnya.
8. Fungsi Biologis : dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya.

Masyarakat
Masyarakat adalah sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur dan saling tergantung satu sama lain.
Masyarakat mempunyai 2 golongan, yaitu :
1. Masyarakat sederhana (primitive) : golongan ini masih membedakan jenis kelamin sebagai pola pembagian pekerjaan yang berlatar belakang dari adanya kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yang buas saat itu.
2. Masyarakat maju : golongan ini memiliki kelompok organisasi yang berkembang berdasarkan tujuan tertentu. Masyarakat maju dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. Masyarakat industry : di dalam kelompok masyarakat ini terdapat spesialisasi pekerjaan yang disebabkan oleh semakin kompleks dan rumitnya bidang-bidang pekerjaan yang ada.
b. Masyarakat non industry terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu :
- Kelompok primer atau biasa disebut face to face group dimana interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat, lebih akrab sebab para anggota kelompok sering berdialog, bertatap muka, karena itu saling mengenal lebih dekat, lebih akrab.
Pembagian pekerjaan dalam kelompok ini dititikberatkan pada kesadaran, tanggung jawab para anggota, rasa simpati dan secara sukarela.
- Kelompok sekunder dimana interaksi antar anggota terpaut hubungan tak langsung, formal dan kurang bersifat kekeluargaan.
Pembagian pekerjaan dalam kelompok ini diatur atas dasar pertimbangan-pertimbangan rasional objektif dan diterima atas dasar kemampuan/keahlian tertentu.

Hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat
Individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu sebagai media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Individu juga membutuhkan kebudayaan sebagai wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.

Urbanisasi
1. Urbanisasi
    Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.

2. Proses terjadinya Urbanisasi
    Urbanisasi terjadi karena adanya faktor pendorong dan penarik, yaitu sbb :
    a. Faktor penarik

  • Kehidupan kota yang lebih modern
  • Sarana dan prasarana kota lebih lengkap
  • Banyak lapangan pekerjaan di kota
  • Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas

    b. Faktor pendorong

  • Lahan pertanian semakin sempit
  • Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
  • Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
  • Terbatasnya sarana dan prasarana di desa
  • Diusir dari desa asal
  • Memiliki impian kuat menjadi orang kaya

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Urbanisasi
https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0CBsQFjAAahUKEwik8-iXzbzIAhWEGJQKHVvTDTM&url=http%3A%2F%2Felearning.gunadarma.ac.id%2Fdocmodul%2Fmkdu_isd%2Fbab3-individu_keluarga_dan_masyarakat.pdf&usg=AFQjCNFyJsYKxr7gkpaGAjYwD3tny6vfXw&sig2=pMxNjdNKm-mdpl9LSdTiQA&bvm=bv.104819420,d.dGo



Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

1. Pertumbuhan Penduduk 
    a. Pertumbuhan Penduduk Dunia
      Populasi dunia diperkirakan akan mencapai 8,5 miliar pada tahun 2030, 9,7 miliar pada tahun 2050, dan melampaui 11 miliar pada tahun 2100, dengan India yang diperkirakan akan melampaui Tiongkok, sebagai negara berpenduduk paling padat, sekitar tujuh tahun dari sekarang, dan Nigeria akan melampaui Amerika Serikat untuk menjadi negara terbesar ketiga di dunia dalam 35 tahun dari sekarang, menurut laporan PBB yang baru diluncurkan pada hari Rabu (29/7).

Selain itu, laporan tersebut mengungkapkan bahwa selama periode 2015-2050, setengah dari pertumbuhan penduduk dunia diperkirakan akan terkonsentrasi di sembilan negara: India, Nigeria, Pakistan, Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Tanzania, Amerika Serikat, Indonesia dan Uganda.

Wu Hongbo, Wakil Sekretaris-Jenderal PBB untuk Urusan Ekonomi dan Sosial, dimana departemennya memproduksi Revisi Prospek Populasi Dunia 2015, putaran ke-24 estimasi resmi populasi PBB dan proyeksi, memahami perubahan demografis yang mungkin terungkap selama beberapa tahun mendatang “merupakan kunci untuk mendesain dan mengimplementasikan agenda pembangunan baru.”

Negara-negara Anggota PBB saat ini sedang dalam proses menyusun sebuah agenda penerus dari Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) yang bersejarah, yang akan berakhir pada tahun ini. Sebuah kerangka kerja baru, yang fokus pada pengentasan kemiskinan, inklusi sosial dan menjaga kesehatan planet ini, akan diadopsi pada KTT khusus PBB , di New York pada bulan September ini.

Menurut proyeksi laporan tersebut, populasi dunia saat ini adalah 7,3 miliar, dan diperkirakan akan mencapai 8,5 miliar pada tahun 2030, 9,7 miliar pada tahun 2050 dan 11,2 miliar pada tahun 2100.

“Sebagian besar dari proyeksi dari peningkatan populasi dunia dapat dikaitkan dengan beberapa negara yang memiliki tingkat kesuburan yang tinggi, terutama di Afrika, atau negara-negara dengan populasi yang sudah besar,” menurut laporan tersebut.

Saat ini, Tiongkok dan India tetap merupakan dua negara terbesar di dunia, masing-masing dengan jumlah penduduk lebih dari 1 miliar orang, mewakili 19 dan 18 persen dari populasi dunia, masing-masing secara terpisah, namun pada tahun 2022, jumlah populasi India diperkirakan akan melampaui Tiongkok, menurut proyeksi laporan.

Di antara 10 negara terbesar di dunia saat ini, salah satunya berada di Afrika (Nigeria), lima negara berada di Asia (Bangladesh, Tiongkok, India, Indonesia, dan Pakistan), dua negara berada di Amerika Latin (Brasil dan Meksiko), satu di Amerika Utara (AS), dan satu di Eropa (Federasi Rusia).

“Dari jumlah tersebut, penduduk Nigeria, saat ini merupakan terbesar ketujuh di dunia, tumbuh dengan cepat,” menurut laporan. Akibatnya, populasi Nigeria diproyeksikan akan melampaui Amerika Serikat pada sekitar tahun 2050, di mana pada titik tersebut akan menjadi negara terbesar ketiga di dunia.

Laporan ini juga memproyeksikan bahwa pada tahun 2050, populasi dari enam negara diperkirakan akan melebihi 300 juta: Tiongkok, India, Indonesia, Nigeria, Pakistan, dan Amerika Serikat.

Dan dengan tingkat tertinggi pertumbuhan penduduk, Afrika diperkirakan akan mencakup lebih dari setengah dari pertumbuhan populasi dunia selama 35 tahun ke depan.

Selama periode ini, menurut laporan, populasi dari 28 negara Afrika diproyeksikan akan mengalami peningkatan sebesar dua kali lipat, dan pada tahun 2100, 10 negara Afrika diproyeksikan telah meningkat, setidaknya dari lima: Angola, Burundi, Republik Demokratik Kongo, Malawi, Mali, Niger, Somalia, Uganda, Republik Tanzania dan Zambia.

“Konsentrasi pertumbuhan penduduk di negara-negara termiskin menyajikan suatu tantangan sendiri, sehingga menjadikannya lebih sulit untuk memberantas kemiskinan dan ketidaksetaraan, untuk memerangi kelaparan dan kekurangan gizi, serta untuk memperluas pendaftaran pendidikan dan sistem kesehatan, yang semuanya penting untuk keberhasilan dari agenda pembangunan berkelanjutan yang baru,” kata John Wilmoth, Direktur Divisi Populasi PBB.

Berbeda dengan proyeksi pertumbuhan, penuaan yang signifikan dari populasi dalam beberapa dekade mendatang diproyeksikan berada sebagian besar wilayah, dimulai dengan Eropa, di mana 34 persen dari populasi diproyeksikan akan berusia lebih dari 60 tahun pada tahun 2050. Di Amerika Latin dan Karibia serta di Asia, populasi akan berubah dari 11 persen menjadi 12 persen dari masyarakat yang berusia lebih dari 60 tahun pada saat ini, menjadi lebih dari 25 persen pada tahun 2050.

Selanjutnya dalam laporan, tingkat harapan hidup saat lahir telah meningkat secara signifikan di negara-negara kurang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Pencapaian rata-rata enam tahun diantara negara-negara termiskin, dari 56 tahun pada tahun 2000-2005, menjadi 62 tahun pada 2010-2015, diperkirakan akan meningkat dua kali lipat untuk seluruh dunia. Sementara perbedaan yang signifikan dalam harapan hidup di daerah utama, dan kelompok pendapatan diproyeksikan akan terus naik, mereka diharapkan akan berkurang secara signifikan pada tahun 2045-2050.
    
    b. Faktor - Faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk
        1) Kelahiran (Natalis)
        Untuk menentukan jumlah kelahiran dalam satu wilayah digunakan angka kelahiran (Fertilitas).
Angka kelahiran (Fertilitas) yaitu angka yang menunjukkan rata-rata jumlah bayi yang lahir hidup setiap 1000 penduduk dalam waktu satu tahun.
Cara menghitung angka kelahiran (Fertilitas), yaitu sbb:
 a) Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate/CBR)
Angka kelahiran ini disebut kasar karena perhitungannya tidak memperhatikan jenis kelamin dan umur penduduk, meskipun yang dapat melahirkan hanya penduduk dengan jenis kelamis perempuan.
b) Angka kelahiran menurut kelompok umur (Age Specific Fertiliy Rate/ASFR)
Angka kelahiran ini dihitung berdasarkan jumlah kelahiran dalam usia produktif (usia 15-49 tahun) setiap 1000 wanita dalam kurun waktu 1 tahun.

       2) Kematian (Mortalitas)
Adalah perhitungan perkembangan penduduk yang bersifat mengurangi jumlah penduduk berdasarkan jumlah kematian dari setiap seribu penduduk dalam kurun waktu 1 tahun.
Cara menghitung angka kematian (Mortalitas) :
a) Angka Kematian kasar (Crude Death Rate/CDR)
Yaitu angka yang menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk tiap tahun tanpa membedakan usia dan jenis kelamin tertentu.
Rumus :
Jumlah kematian
Jumlah Penduduk
b) Angka Kematian Khusus (Specific Death Rate/SDR)
Yaitu jumlah seluruh kematian akibat penyakit tertentu selama satu tahun dibagi jumlah penduduk pada pertengahan tahun.
Rumus :
Jumlah kematian penyakit (x)    x 100%
Jumlah penduduk
c) Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate/MMR)
Yaitu jumlah kematian ibu akibat kehamilan/melahirkan/nifas (sampai 42 hari post partum) per 100.000 kelahiran hidup.
Rumus :
Jumlah kematian Ibu x 100.000
Jumlah kelahiran hidup
d) Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate/IMR)
Yaitu jumlah kematian bayi (umur <1tahun) per 1000 kelahiran hidup.
Rumus :
Jumlah kematian bayi x 1000
Jumlah kelahiran hidup

       3) Perpindahan (Migrasi)
         Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain dalam jangka waktu tertentu.
Faktor – faktor yang mempengaruhi migrasi :
• Faktor individu
• Faktor yang terdapat di daerah asal
• Faktor yang terdapat di daerah tujuan
• Rintangan antara daerah asal dan daerah tujuan

Macam-macam migrasi :
a) Migrasi Internasional
• Imigrasi : masuknya penduduk ke suatu Negara
• Emigrasi : keluarnya penduduk ke Negara lain
• Remigrasi : kembalinya penduduk ke suatu negara
b) Migrasi Nasional
• Urbanisasi :  perpindahan penduduk dari desa ke kota
• Transmigrasi : perpindahan penduduk dari suatu pulau ke pulau yang lain
• Ruralisasi : perpindahan penduduk dari kota ke desa
• Evakuasi : perpindahan penduduk dari tempat yang tidak aman ke tempat karena kejadian tertentu ke tempat yang aman

Akibat Migrasi :
• Akan terjadi pertikaian didalam suatu kota yang banyaknya imigrasi dikarenakan banyaknya orang yang bersuku tidak sama, perbedaan sosial budaya, pola pikiran yang tidak sepaham, adab tutur kata yang tidak sama, dan memandang suatu nilai orang.
• Akan cepatnya terjadi bencana alam, karena apabila imigran datang tentu saja mereka mencari tempat tinggal, maka lahan penghijauan pun menjadi sasaran untuk dibuatnya perumahan sehingga untuk resapan air pun berkurang sehingga akan terjadi bencana alam banjir dan juga wabah penyakit.
• Kesehatan menjadi harga yang lebih mahal di dalam kota migrasi karena, makin banyak imigran yang datang dengan membawa alat kendaraannya dan juga elektronik yang mempunyai radiasi dan polusi pun dimana-mana.
• Area perkuburan yang makin sempit dikarenakan lahan yang letaknya seharusnya menjadi area pemakaman justru dibuat mall, jalan raya besar, dan juga fasilitas prasarana lainnya.
• Lahan pekerjaan yang sempit karena banyaknya orang yang mau menetap di kota migrasi dengan mencari uang tetapi sudah banyaknya lahan pekerjaan yang diambil orang dan juga peluang bisnis yang area penjualannya sangat sempit
   
    c. Jenis Struktur Penduduk
       1) Piramida Stasioner
Bentuk piramida ini menggambarkan keadaan penduduk yang tetap (statis) sebab tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Piramida penduduk yang berbentuk system ini biasanya terdapat pada negara-negara yang maju seperti Swedia, Belanda dan Skandinavia.
 Gambar 1 Piramida Stasioner

2) Piramida Tua
Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesat dan tingkat kematian kecil sekali. Apabila angka kelahiran jenis kelamin pria besar, maka suatu Negara bisa kekurangan penduduk. Negara yang bentuk piramida penduduknya seperti ini adalah Jerman, Inggris, Belgia dan Perancis.

Gambar 2 Piramida Tua

3) Piramida Muda
Piramida ini menggambarkan komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang. Jumlah angka kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian. Bentuk ini umumnya kita lihat pada negara – negara yang sedang berkembang. Misalnya : India, Brazil dan Indonesia
 Gambar 3 Piramida Muda

2. Kebudayaan dan Kepribadian
    Kebudayaan merupakan keseluruhan arti pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi, untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri.
Secara garis besar, terdapat korelasi antara kebudayaan dan kepribadian masyarakat. Opini umum menyatakan bahwa kebudayaan suatu bangsa adalah cermin dari kepribadian bangsa yang bersangkutan.
Sifat-sifat kepribadian yang berakar dari adat istiadat dan ajaran agama pada suatu kelompok masyarakat dapat dikukuhkan sebagai hukum adat. Di luar itu ciri-ciri kepribadian suatu kelompok masyarakat/bangsa, juga tercermin dalam penampilan sikap hidup sehari-hari.

Kebudayaan Hindu, Budha, Islam dan Barat
   1) Kebudayaan Hindu dan Budha
Pada abad ke-3 dan ke-4 agama Hindu masuk ke Indonesia khususnya ke pulau jawa. Perpaduan atau akulturasi antara kebudayaan setempat dengan kebudayaan Hindu yang berasal dari India itu berlangsung lancar. Sekitar abad ke 5, ajaran Budha atau budhisme masuk ke Indonesia, khususnya ke pulau Jawa. Agama/ajaran budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dari pada hinduisme, sebab Budhisme tidak menghendaki adanya kasta-kasta dalam masyarakat.
Walaupun demikian, kedua agama itu di Indonesia, khususnya di pulau jawa tumbuh dan berkembang berdampingan secara damai. Baik penganut hinduisme maupun budhisme melahirkan karya-karya budaya yang bernilai tinggi dalam seni bangunan/arsitektur, baik seni pahat, seni ukir maupun seni sastra, seperti tercermin dalam bangunan/arsitektur, relief-relief yang diabadikan dalam candi-candi di Jawa Tengah ataupun Jawa Timur. Candi-candi yang dimaksud diantaranya candi borobudur, mendut, prambanan, kalasan, badut, kidal, jago, singasari, dll.

   2) Kebudayaan Islam
Pada abad ke-15 dan ke-16, agama Islam telah dikembangkan di Indonesia oleh para pemuka-pemuka Islam yang disebut wali sanga. Titik sentral penyebaran agama Islam pada abad itu berada di pulau jawa.
Didaerah-daerah yang belum amat terpengaruh oleh kebudayaan Hindu, agama Islam mempunyai pengaruh yang mendalam dalam kehidupan penduduk di daerah yang bersangkutan. Misalnya di Aceh, Banten, Sulawesi Selatan, Sumatra Timur, Sumatra Barat, dan pesisir Kalimantan. Agama islam berkembang pesat di Indonesia dan menjadi agama yang medapat penganut sebagian besar penduduk indonesia.

3. Kebudayaan Barat
    Awal kebudayaan barat masuk ke Indonesia ketika kaum kolonialisme/penjajah memaksa masuk ke Indonesia, terutama bangsa Belanda. Mulai dari penguasaan perusahaan dagang Belanda (VOC) dan berlanjut dengan pemerintahan kolonialisme Belanda. Akibat dari penjajahan tersebut, munculah bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur Barat.
Di pusat pemerintahan terutama di Jawa, Sulawesi Utara, dan Maluku berkembang dua lapisan sosial. Lapisan sosial pertama terdiri dari kaum buruh dari berbagai lapangan pekerjaan. Lapisan kedua, adalah kaum pegawai. Dalam lapisan sosial kedua inilah kemampuan/kemahiran bahasa Belanda menjadi syarat utama untuk mencapai kenaikan kelas sosial.
Pengaruh kebudayaan Eropa yang juga masuk ke dalam kebudayaan Indonesia ialah agama Katolik dan agama Kristen Protestan. Agama-agama tersebut disiarkan dengan sengaja oleh organisasi-organisasi penyiaran agama (Missie untuk agama Katolik dan Zending untuk agama Kristen) yang semuanya bersifat swasta. Penyiaran dilakukan terutama di daerah-daerah dengan penduduk yang belum mengalami pengaruh agama Hindu, Budha, atau Islam. Contoh : Irian Jaya, Maluku Tengah dan Selatan, Sulawesi Utara dan Tengah, Nusa Tenggara Timur dan pedalaman Kalimantan.


Sumber : 
http://unic-jakarta.org/2015/07/30/pbb-proyeksikan-penduduk-dunia-capai-85-miliar-pada-tahun-2030-didorong-oleh-pertumbuhan-di-negara-negara-berkembang/

http://www.fkunissula.ac.id/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=904&Itemid=67&lang=id

Sunday, May 31, 2015

Resensi Buku - Kupas Tuntas Web Responsif



Identitas Buku
Judul : Kupas Tuntas Web Responsif
Penulis : Slamet Riyanto
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tempat Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2014
Cetakan ke : 1
Tebal Buku : xii + 228 halaman
Harga : Rp. 53.800

Idealnya, situs web harus kompatibel dengan berbagai media (desktop, tablet, dan smartphone). Tampilan harus disesuaikan dengan media dan resolusi device yang digunakan oleh pengguna. Kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses informasi harus diperhatikan oleh pengembang web. Tidak perlu repot dan mengeluarkan biaya besar untuk membangun situs web dinamis yang kompatibel dengan berbagai macam media dan resolusi.

Buku ini sangat membantu dalam mengetahui proses pembuatan web responsif dari awal hingga akhir, termasuk pembuatan halaman administrator. 
Hal-hal yang dibahas dalam buku ini antara lain :
- Perbedaan fixed, liquid, adaptive, dan responsive web
- CSS Framework
- Web design wireframe for mockup
- Desain responsif untuk merombak alur kerja
- Praktikum membuat web responsif
- Merancang template dengan sistem grid
- Praktik sederhana dalam format HTML5
- CSS3 media query
- Best practices: dynamic web with PHP & MySQL
- Halaman dashboard
- Membuat modul

Penulis yang sudah menghasilkan lebih dari 14 buku ini juga memberikan ulasan tentang beberapa aplikasi CSS Framework dan Mockup. Hal ini memudahkan kita dalam memilih aplikasi mana yang paling tepat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan selera kita. Buku ini dilengkapi dengan CD yang berisi software, source code, template dan file pendukung lainnya.
Dalam Bab 8 Best Practice : Dynamic Web with Php and Mysql (halaman 147 s.d 185),  cara pembuatan web dinamis menggunakan Php dan Mysql dijabarkan secara runtut dan jelas. Mulai dari persiapan awal pembuatan database, memasukkan data sampai dengan membuat query. 

Friday, April 10, 2015

Tugas Bahasa Indonesia 2 - Week 2

1. Menentukan S-P-O-Pel-K :
    1) Persatuan dapat dilaksanakan dengan menciptakan perasaan senasip.
        S-P-Pel
    2) Dapatkah para pemimpin bangsa kita menciptakan perasaan semacam ini?
        S-P-O
    3) Jika dapat, bangsa Indonesia akan segera bangkit dari krisis.
        S-P-Pel
    4) Selain itu, nasionalisme meningkat, dan daya juang bangsapun meningkat.
        S-P-S-P
    5) Dampaknya, arus modal ke luar negeri pun akan dapat diperkecil.
        Pel-S-P
    6) Megawati, presiden RI, berupaya meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap kemampuan ekonomi Indonesia tanpa bantuan IMF.
        S-Pel-P-O-Ket
    7) Budaya bangsa merupakan modal pembangunan.
        S-P-O
    8) Kekayaan budaya bangsa merupakan sumber kreativitas yang luar biasa.
        S-P-O-Pel
    9) Kreativitas budaya berpotensi besar dapat mendukung perekonomian.
        S-Pel-P-O
    10) Dalam pembangunan dituntut kreativitas baru, kerja keras, dan efisiensi.
          K-P-Pel
2. Menentukan pola dasar kalimat :
    1) Mahasiswa yang menjuarai perolehan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi mendapat
bea siswa melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi.
Pola dasar : S-K-P-O
    2) Kalimat yang panjang-panjang pada dasarnya mempunyai inti kalimat dasar yang sederhana.
Pola dasar : S-P-O-K
    3) Kalimat yang panjang-panjang cenderung bertele-tele, sukar dipahami, dan dapat menimbulkan salah penafsiran.
Pola dasar : S-P
    4) Oleh karena itu, Anda harus dapat menyusun kalimat yang sederhana, mudah dipahami, dan jelas maknanya.
Pola dasar : S-P-O-K
    5) Perang ekonomi di berbagai negara akan dimenangkan oleh negara yang dicintai oleh rakyatnya.
Pola dasar : S-P-O-K
    6) Untuk itu, para elit politik berupaya menanamkan kecintaan, kebanggaan, dan kesetiaan rakyat kepada negaranya.
Pola dasar : S-P-Pel-O-K
    7) Hal itu mudah diwujudkan, asal para elit politik memberi contoh dan tidak memperkaya diri sendiri.
Pola dasar : S-P-Pel-O-K
    8) Agar dapat mandiri, kita harus bekerja keras dan menghentikan segala bentuk ketergantungan kepada negara lain.
Pola dasar : S-P-Pel-O-K
    9) Untuk mencerdaskan penduduk, pemerintah harus memberikan penyuluhan, gizi yang cukup, dan dana pendidikan yang mencukupi.
Pola dasar : K-S-P-O
    10) Jika tidak, sumber daya manusia bangsa Indonesia akan ketinggalan jauh
dari negara-negara Asean lainnya.
Pola dasar : S-P-Pel
3. Menentukan kesalahan struktur dan memperbaiki kalimat :
    1) Mahasiswa itu giat belajar dan selalu mengikuti informasi terbaru. Sehingga menjadi mahasiswa yang berkualitas.
Kesalahan : menempatkan kata penghubung intrakalimat tunggal pada awal kalimat.
Kalimat yang benar : Mahasiswa itu giat belajar dan selalu mengikuti informasi terbaru, sehingga menjadi mahasiswa yang berkualitas.
    2) Meskipun berprestasi, tetapi belum memenuhi syarat ke puncak kariernya.
Kesalahan : penggabungan anak kalimat yang tidak tepat.
Kalimat yang benar : Meskipun berprestasi, ia belum memenuhi syarat ke puncak kariernya.
    3) Dalam negosiasi itu tidak memenangkan pihaknya.
Kesalahan : menempatkan kata dalam di depan subjek sehingga mengubah fungsinya.
Kalimat yang benar : Negosiasi itu tidak memenagkan pihaknya
    4) Dari perkembangan usahanya menunjukkan kemajuan yang pesat.
Kesalahan : penggunaan kata yang mubazir, karena tanpa kata dari perkembangan maknanya sudah cukup jelas.
Kalimat yang benar : Usahanya menunjukkan kemajuan yang pesat.
    5) Tertinggi di kelompok A dan terendah di kelompok B.
Kesalahan : penggunaan kata penghubung yang tidak tepat.
Kalimat yang benar : Tertinggi di kelompok A, tetapi terendah di kelompok B.
    6) Meskipun sudah mencapai puncak kariernya tetapi ia bekerja keras.
Kesalahan : penggabungan anak kalimat yang tidak tepat.
Kalimat yang benar : Meskipun sudah mencapai puncak kariernya, ia tetap bekerja keras.
    7) Megawati yang menjadi presiden wanita pertama di Indonesia.
Kesalahan : menempatkan kata yang di depan predikat sehingga mengubah fungsi menjadi perluasan subjek.
Kalimat yang benar : Megawati menjadi presiden wanita pertama di Indonesia.
    8) Setiap orang mengharapkan akan sejahtera hidup di dunia dan di akhirat.
Kesalahan : penggunaan kata yang mubazir, karena tanpa kata akan maknanya sudah cukup jelas.
Kalimat yang benar : Setiap orang mengharapkan hidup sejahtera di dunia dan akhirat.
    9) Bagi pegawai negeri yang akan pensiun hendaklah menyiapkan mental.
Kesalahan : pemilihan kata hendaklah kurang cermat.
Kalimat yang benar : Pegawai negeri yang akan pensiun sebaiknya menyiapkan mental.
    10) Walaupun belum pernah ke rumahku tetapi ia tidak kesulitan mencarinya.
Kesalahan : penggabungan anak kalimat yang tidak tepat.
Kalimat yang benar : Walaupun belum pernah ke rumahku, ia tidak kesulitan mencarinya.
4. Menentukan kesalahan diksi dan memperbaiki kalimat :
    1) Ia bukan mahasiswa teladan tetapi mahasiswa biasa.
Kesalahan : menggunakan kata berpasangan yang tidak sepadan.
Kalimat yang benar : Ia bukan mahasiswa teladan, melainkan mahasiswa biasa.
    2) Cinta adalah merasa setia, bangga, dan prihatin terhadap objek cintanya.
Kesalahan : kata adalah seharusnya diikuti dengan kata benda.
Kalimat yang benar : Cinta adalah rasa setia, bangga dan prihatin terhadap objek cintanya.
    3) Cinta yaitu perasaan setia, bangga, dan prihatin.
Kesalahan : kata yaitu seharusnya diikuti dengan kata kerja. 
Kalimat yang benar : Cinta yaitu merasa setia, bangga, dan prihatin.
    4) Cinta merupakan kasih sayang.
Kesalahan : kata merupakan tidak tepat jika digunakan untuk 2 kata yang bersinonim.
Kalimat yang benar : Cinta ialah kasih sayang.
    5) Sesuai cita-citanya menjadi wirausahawan, ia mendalami bidang tersebut.
Kesalahan : menggunakan kata berpasangan secara idiomatik yang tidak bersesuaian.
Kalimat yang benar : Ia mendalami bidang yang sesuai dengan cita-citanya menjadi wirausahawan.
    6) Ia bukan hanya cerdas tetapi juga rajin belajar.
Kesalahan : menggunakan kata berpasangan yang tidak sepadan.
Kalimat yang benar : Ia bukan hanya cerdas, melainkan juga rajin belajar.
    7) Ia membaca banyak buku-buku yang digemarinya.
Kesalahan : penjamakan kata yang sudah berbentuk jamak.
Kalimat yang benar : Ia membaca banyak buku yang digemari.
    8) Ia mengambili buku-buku yang berjatuhan di lantai.
Kesalahan : penjamakan kata yang sudah berbentuk jamak.
Kalimat yang benar : Ia mengambili buku yang berjatuhan di lantai.
    9) Kepada Yth Bambang Pamungkas di Jakarta.
Kesalahan : menggunakan tanda baca yang tidak tepat.
Kalimat yang benar : Yth. Bambang Pamungkas di Jakarta.
    10) Yth. Bapak Prof. Dr. Purnama Sidi di Bandung.
Kesalahan : menggunakan sapaan ganda.
Kalimat yang benar : Yth. Prof. Dr. Purnama Sidi di Bandung.
5. Menentukan kesalahan ejaan dan memperbaiki kalimat :
    1) Untuk menjadi atlit profesional ia harus memiliki kondite baik dan "track record" yang luar biasa.
Kesalahan : penulisan kata atlit dan "track record" tidak tepat, istilah asing seharusnya ditulis miring.
Kalimat yang benar : Untuk menjadi atlet profesional, ia harus memiliki kondite baik dan track record yang luar biasa.
    2) Meskipun usahanya belum berhasil ia tidak pernah mengeluh.
Kesalahan : tidak adanya tanda koma untuk memisahkan induk dan anak kalimat.
Kalimat yang benar : Meskipun usahanya belum berhasil, ia tidak pernah mengeluh.
    3) Buku itu mahal, tetapi dibelinya juga.
Kesalahan :
Kalimat yang benar : Buku itu mahal, tetapi tetap ia beli juga.
     4) Bacalah halaman ke 1100 s/d 1500 dari 2000 halaman buku itu.
Kesalahan : menggunakan tanda penyingkatan yang tidak tepat.
Kalimat yang benar : Bacalah buku itu dari halaman ke 1100 s.d. 1500.
    5) Jika Anda memotokopi buku ini Anda akan didenda Rp. 5 miliar.
Kesalahan : menggunakan tanda baca mata uang yang tidak tepat
Kalimat yang benar : Jika Anda memfotokopi buku ini, Anda akan didenda Rp 5 Miliar.
    6) Evaluasi pembelajaran Anda meliputi: kehadiran, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester dan makalah ilmiah yang anda tulis.
Kesalahan : kata meliputi tidak perlu diikuti dengan tanda baca titik dua (:) dan kata anda seharusnya diawali dengan huruf kapital.
Kalimat yang benar : Evaluasi pembelajaran Anda meliputi kehadiran, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester dan makalah ilmiah yang Anda tulis.
    7) Ia akan mempelajari undang-undang itu dan membandingkannya dengan Undang-Undang Dasar RI.
Kesalahan : penulisan undang-undang seharusnya menggunakan huruf kapital.
Kalimat yang benar : Ia akan mempelajari Undang-Undang itu dan membandingkan dengan Undang-Undang Dasar RI.
    8) Pada hari ini selasa 17 Agustus 2004 Tahun Masehi RI merayakan hari kemerdekaan ke 58.
Kesalahan : penggunaan huruf kapital untuk nama hari dan kata ke yang menyatakan urutan seharusnya diikuti dengan tanda baca (-).
Kalimat yang benar : Pada hari Selasa, 17 Agustus 2004 RI merayakan hari kemerdekaan ke-58.
    9) Untuk mengambil uang di bank BNI dalam jumlah besar harus menunjukkan KTPnya kepada kasier.
Kesalahan : pemborosan kata bank yang sudah terdapat di dalam BNI (Bank Negara Indonesia).
Kalimat yang benar : Untuk mengambil uang di BNI dalam jumlah besar, harus menunjukkan KTP kepada kasir.
    10) Banyak orang Indonesia mengkomsumsi cassava setiap harinya.
Kesalahan : penulisan kata asing tidak dicetak miring.
Kalimat yang benar : Banyak orang Indonesia mengonsumsi cassava setiap harinya.

6. Memperbaiki kalimat tidak efektif menjadi kalimat efektif :
    1) Karena sudah diketahui sebelumnya mahasiswa segera menjawab soal.
Kalimat yang benar : Karena sudah mengetahui sebelumnya, mahasiswa segera menjawab soal.
    2) Di Indonesia melakukan berbagai pembenahan kebijakan bagi pembinaan masyarakat ekonomi lemah.
Kalimat yang benar : Indonesia melakukan berbagai pembenahan kebijakan bagi pembinaan masyarakat ekonomi lemah.
    3) Upaya mendesak adalah mengadili para koruptor.
Kalimat yang benar : Mengadili para koruptor adalah upaya yang mendesak.
    4) Korupsi dipastikan menimbulkan biaya produksi yang amat tinggi di berbagai usaha. Sehingga melemahkan daya saing di pasar internasional.
Kalimat yang benar : Korupsi dipastikan menimbulkan biaya produksi yang sangat tinggi di berbagai usaha, sehingga melemahkan daya saing di pasar internasional.
    5) Dengan korupsi seorang calon pejabat diwajibkan membayar uang yang sangat besar, maka setelah menjabat pejabat itu cenderung berupaya mendapatkan kembali uang yang digunakan untuk membayar jabatannya.
Kalimat yang benar : Seorang calon pejabat diwajibkan membayar uang yang sangat besar, maka setelah menjabat, pejabat itu cenderung berupaya mendapatkan kembali uang yang digunakan untuk membayar jabatannya dengan korupsi.
    6) Vietnam yang berhasil menghukum mati para koruptor dalam upaya menegakkan keadilan dan kemakuran di negara itu.
Kalimat yang benar : Vietnam berhasil menghukum mati koruptor dalam upaya menegakkan keadilan dan kemakmuran.
    7) Kepada semua mahasiswa yang menghadapi masalah penulisan skripsi dapat berkonsultasi dengan dosen pembimbing.
Kalimat yang benar : Mahasiswa yang menghadapi masalah penulisan skripsi, dapat berkonsultasi dengan dosen pembimbing.
    8) Oleh karena itu, maka setiap universitas hendaklah membimbing masyarakat kecil agar mengembangkan potensi bisnisnya.
Kalimat yang benar : Setiap universitas hendaknya membimbing masyarakat kecil untuk mengembangkan potensi bisnisnya.
    9) Meskipun kinerja bisnis mulai bangkit, tetapi kita harus tetap meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.
Kalimat yang benar : Meskipun kinerja bisnis mulai bangkit, kita harus tetap meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.
    10) Dari penelitian membuktikan bahwa pembinaan ekonomi rakyat kecil kurang intensif.
Kalimat yang benar : Penelitian membuktikan bahwa pembinaan ekonomi rakyat kecil kurang intensif.
    11) Adalah merupakan tanggung jawab kita semua untuk menciptakan rasa aman dan tenteram di masyarakat kita.
Kalimat yang benar : Menciptakan rasa aman dan tenteram di masyarakat adalah tanggung jawab kita.
    12) Untuk meningkatkan mutu akademis, memerlukan sarana yang harus dibiayai dengan uang SPP.
Kalimat yang benar : Untuk meningkatkan mutu akademis, diperlukan sarana yang dibiayai dengan uang SPP.
    13) Kita akan membicarakan tentang pembinaan masyarakat miskin agar bangkit mengembangkan potensinya.
Kalimat yang benar : Kita akan membicarakan pembinaan masyarakat miskin untuk bangkit mengembangkan potensinya.
    14) Untuk mendaki gunung seorang pendaki harus menyiapkan peralatan, stamina dan semangat yang tinggi.
Kalimat yang benar : Pendaki harus menyiapkan peralatan, stamina dan semangat yang tinggi untuk mendaki gunung.
    15) Penelitian itu masih dalam taraf pengumpulan data-data yang sangat diperlukan guna menguji hipotesis. Hipotesis nol adalah berarti tidak membedakan variabel x dan variabel y.
Kalimat yang benar : Penelitian itu masih dalam tahap pengumpulan data yang sangat diperlukan untuk menguji hipotesis. Hipotesis nol berarti tidak membedakan variabel x dan variabel y.
    16) Hipotesis nol adalah berarti tidak membedakan variabel x dan variabel y.
Kalimat yang benar : Hipotesis nol berarti tidak membedakan variabel x dan variabel y.
    17) Masing-masing mahasiswa yang mengikuti studi lapangan harus membawa sesuatu perlengkapan.
Kalimat yang benar : Mahasiswa yang mengikuti studi lapangan harus membawa perlengkapan.
    18) Dalam cerita itu dikisahkan seorang wanita yang berhasil menyelamatkan bayi yang dilahirnya ketika peristiwa itu berlangsung.
Kalimat yang benar : Cerita itu mengisahkan seorang wanita yang berhasil menyelamatkan anaknya ketika peristiwa itu berlangsung.
    19) Karena sering sakit dan tidak masuk kuliah maka soal yang mudah pun tidak mampu dijawabnya.
Kalimat yang benar : Ia tidak mampu menjawab soal yang mudah karena sering sakit dan tidak masuk kuliah.
    20) Berhubung waktu ujian sudah mendesak, sehingga persiapan untuk belajar secara mendalam tidak dilakukan.
Kalimat yang benar : Persiapan untuk belajar secara mendalam tidak dilakukan karena waktu ujian sudah mendesak.


7. Paragraf dengan kalimat efektif :
(1) Internet dan ponsel pintar saat ini sudah menjadi kebutuhan utama manusia. (2) Hampir semua orang mempunyai ponsel pintar, baik muda maupun tua. (3) Kemajuan teknologi ini memudahkan orang untuk bertukar informasi ke segala penjuru dunia dengan cepat dan mudah. (4) Namun, hal ini juga berdampak negatif terhadap kehidupan sosial manusia. (5) Orang menjadi lebih senang berkomunikasi melalui media sosial ataupun chatting dibandingkan dengan berkomunikasi secara langsung.

Wednesday, April 1, 2015

Pria Metroseksual - Yes or No?


Necis, klimis dan hedonis. Ya, menurut saya 3 kata tersebut cukup untuk menggambarkan pria metroseksual. Perempuan mana yang tidak bangga punya pasangan yang penampilannya enak dipandang? Tidak hanya sangat memperhatikan penampilan, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi dan interpersonal yang sempurna. Terdengar keren bukan? Namun, ternyata tidak semua perempuan suka dengan pria metroseksual. Mengapa?
Sebagian orang berpikir bahwa pria metroseksual lebih mencintai dirinya sendiri, lebih sensitif, lebih boros dan "kurang laki". Jika pasangan kita termasuk kategori pria metroseksual, bersiaplah untuk mendapat kritikan tajam tentang penampilan kita karena si dia mengharapkan pasangannya untuk fashionable juga seperti dirinya. Jadi, bagi perempuan yang agak "cuek" dengan penampilan dirinya, mungkin akan terasa agak merepotkan jika berhadapan dengan pria tipe ini. Pria yang hobi shopping dan rajin ke gym ini juga tidak akan malu dan bosan untuk duduk berjam-jam di salon. Selain itu, mereka juga mempunyai teman wanita lebih banyak dibanding teman laki-laki karena sisi feminim pria metroseksual lebih besar dari pria lainnya sehingga mereka lebih mudah memahami wanita. So, jangan coba-coba menjadikan mereka pasangan hidup jika kalian cemburuan! :)
Sedangkan bagi perempuan yang memiliki hobi sama dengan dandy boy, tentunya tidak akan keberatan dengan hal-hal di atas. Kita justru boleh berbahagia karena pria ini akan dengan senang hati menemani kita shopping, ke salon dan tempat lainnya tanpa ada keluhan-keluhan yang tidak menyenangkan. Hanya saja, harus ada salah satu yang bisa mengingatkan agar keduanya tidak "kalap" menghabiskan uang untuk mempercantik diri dan mengikuti trend.

So, Yes or No? It depends on you, girls! :)

Saturday, January 17, 2015

Kecelakaan Pesawat Air Asia QZ8501

28 Desember 2014, Bandara Internasional Juanda Surabaya sudah ramai dipenuhi oleh calon penumpang sejak pukul 02.00 WIB pagi dini hari. Saya bersama 1 orang teman saya termasuk salah satunya. Pagi itu kami berencana untuk kembali ke Jakarta dari Surabaya menggunakan Air Asia yang dijadwalkan terbang pada pukul 05.45 WIB. Setelah melakukan check in, kami berbaris di belakang calon penumpang lain yang telah mengular menunggu giliran pemeriksaan untuk masuk ke dalam ruang tunggu. Entah karena masih mengantuk atau karena baru pertama kali terbang dari terminal 2 Bandara Juanda, kami tidak sadar bahwa ternyata barisan calon penumpang tersebut adalah untuk penerbangan Internasional. Setelah beberapa menit mengobrol dan memperhatikan sekeliling, kamipun tersadar bahwa untuk keberangkatan domestik berada di sisi kiri posisi kami pada saat itu. Dengan menahan malu, pelan-pelan kami keluar dari barisan calon penumpang yang mayoritas berisi keluarga besar yang akan berlibur ke Singapura menggunakan Air Asia QZ8501.

Setibanya di Depok, saya dikagetkan dengan berita menghilangnya Air Asia QZ8501. Saya benar-benar tidak menyangka bahwa pertemuan pertama saya yang tidak disengaja tersebut juga merupakan pertemuan terakhir saya dengan mereka. Saya masih ingat jelas bagaimana lucunya salah satu anak perempuan dari keluarga Chinese yang menjadi korban di penerbangan pagi itu.

Dalam website Kompas disebutkan bahwa Direktur Perhubungan Udara Djoko Murjatmodjo mengungkapkan kronologi hilangnya pesawat Air Asia ZQ8501 sebagai berikut :
-         Pukul 05.36, pesawat berangkat dari Surabaya menuju Singapura dengan ketinggian 32.000 kaki. Pesawat dilaporkan mengikuti jalur yang biasa ditempuh antara Surabaya dan Singapura, yaitu M635.
-         Kontak terakhir pesawat dengan Air Traffic Control Jakarta pukul 06.12. Dalam kontak itu, pilot meminta menghindar ke arah kiri dan meminta izin untuk naik ke ketinggian 38.000 kaki. Permintaan pilot disetujui oleh pihak ATC.
-         Pukul 06.16, pesawat masih ada di layar radar.
-         Pukul 06.17, pesawat hanya tinggal sinyal di dalam radar ATC.
-         Pukul 06.18, pesawat hilang dari radar. Yang ada pada radar tinggal data rencana terbang. Seharusnya, di dalam radar terdapat data lain, yakni realisasi terbang. Namun, data itu hilang.
-        Pukul 07.08, pesawat dinyatakan INCERFA, yakni tahap awal hilangnya kontak. Pihak Dirjen Perhubungan melakukan kontak ke Basarnas.
-        Pukul 07.28, pesawat dinyatakan ALERFA, tahap berikut dalam menyatakan pesawat hilang kontak.
-          Pukul 07.55, pesawat dinyatakan DETRESFA atau resmi dinyatakan hilang. 1

Pada tanggal 29 Desember 2014, Kepala Badan SAR Nasional Bambang Soelistyo mengatakan bahwa pemerintah Indonesia yakin pesawat AirAsia yang membawa 162 orang penumpang dan awak kabin jatuh di dasar laut, berdasarkan data radar dari kontak terakhir pesawat. 2

"Lokasi hilang kontak, yakni antara Tanjung Pandan dan Pontianak agak ke selatan. Basarnas masih mencari posisi itu karena ELT yang biasanya (jika) pesawat itu jatuh akan ada transmisi, ini belum ada," kata Djoko.3

Pada 30 Desember 2014, Badan SAR Nasional (Basarnas) mengkonfirmasi telah menemukan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 dan jenazah penumpang. Salah satu jenazah yang ditemukan dalam posisi telungkup mengenakan baju putih celana hitam, sementara 3-4 jenazah berjejeran dan terlihat sedang bergandengan. Temuan ini berpusat di Laut Jawa, dekat dengan Selat Karimata. Kepala Badan SAR Nasional Bambang Soelistyo mengatakan, tim SAR dengan pesawat C295 TNI AU dan Hercules C-130 menemukan sejumlah serpihan di Selat Karimata yang dekat dengan Laut Jawa. Serpihan-serpihan itu antara lain ditemukan di titik koordinat 03°46'50" LS, 110°29'27" BT dan 08°50'43" LS, 110°29'21,8" BT. Salah satu serpihan yang ditemukan adalah lempengan logam dan pintu darurat keluar (emegency exit door), serpihan tersebut sudah dievakuasi ke KRI Bung Tomo. Dalam tahap pencarian lanjutan tangal 2 Januari 2015, tiga jenazah yang ditemukan berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster and Victim Identification (DVI) Jawa Timur dan dikonfirmasi langsung oleh Kepala Tim, Komisaris Besar Budiyono. Ketiga jenazah teridentifikasi bernama lengkap Grayson Herbert Linaksita, Khairunisa Haidar Fauzi, dan Kevin Alexander Soetjipto. Sebelumnya, pada tanggal 1 Januari 2015, juga sudah dikonfirmasi satu jenazah korban yang bernama Hayati Lutfiah Hamid.4

Sehari berikutnya, tanggal 3 Januari 2015, dua jenazah berhasil diidentifikasi atas nama The Meiji Thejakusuma dan Hendra Gunawan Syawal. Lalu, tanggal 4 Januari 2015, tiga jenazah berhasil diidentifikasi atas nama Wismoyo Ari Prambudi, Jie Stevie Gunawan, dan Juanita Limantara. Pada 7 Januari 2015, atau 11 hari setelah kecelakaan, bagian ekor pesawat AirAsia QZ8501 ditemukan oleh tim penyelam dari Kapal MGS GeoSurvey. Ekor pesawat tersebut berada pada kedalaman kurang lebih 35 meter di titik koordinat 03.36.31 lintang selatan dan 109.41.66 bujur timur. Selanjutnya pada 10 Januari 2015, Ekor pesawat tersebut dapat diangkat, tetapi ekor tempat black box kosong dan dipastikan, black box lepas dari tempatnya. Pencarian dilanjutkan untuk menemukan Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). Berdasarkan sinyal ping yang diterima KN Jadayat, posisi black box diketahui di koordinat 03˚ 37' 21" S dan 109˚ 42' 42". Penyelaman pertama oleh TNI-AL, Serda Rajab Suwarno yang membawa pinger detector bersama Kapten Saiful, Pelda Bambang, dan KLK navigasi Edi Susanto dilakukan pada 12 Januari 2015. Tepat pada pukul 07.12 WIB, mereka berhasil mengangkat FDR ke permukaan dari kedalaman sekitar 35 meter. Esoknya pada 13 Januari 2015, dilakukan penyelaman kedua, Serda Rajab kembali menyelam bersama Letnan Aang dan Sertu Widodo. Akhirnya CVR ditemukan di antara tumpukan pasir dan lumpur sekitar 20 meter dari penemuan FDR. Pada pukul 07.13 WIB, CVR berhasil diangkat. Pada 14 Januari 2015, badan pesawat berhasil ditemukan oleh ROV (Robotic Operated Vihacle) dari RSS MV SWIFT Rescue kapal Singapura yang ikut dalam pencarian. Foto-foto dari ROV segera dipublikasikan oleh Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen di akun facebooknya. Badan pesawat tersebut ditemukan sekitar 3000 meter dari lokasi ekor. Setelah mendapatkan lokasinya, KRI Banda Aceh segera bergerak menuju perairan Karimata. Sebelumnya mereka menambah tim penyelam hingga 83 orang penyelam, untuk mempercepat proses pencarian dan pengangkatan.5


Nelayan menemukan satu jenazah yang diperkirakan berusia 13 tahun di perairan Maradapan, Pulau Sembilan, Kalimantan Selatan, Jumat (16/1/2015). "Iya satu lagi jenazah ditemukan di Pulau Sembilan. Infonya, anak-anak tanggung, sekitar 13 tahunan," ujar Direktur Operasional Basarnas Marsekal Pertama SB Supriyadi di Posko Pencarian Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (16/1/2015). Petugas dari Polairud Kotabaru, Kalsel, telah menjemput jenazah anak tersebut dengan kapal Sadewa. Kapal tersebut juga membawa dua jenazah hasil temuan nelayan setempat sebelumnya. Rencananya, setiba di Kotabaru, petugas akan membawa ketiga jenazah tersebut dengan pesawat dari Bandara Udara Batu Licin, Kalsel, ke Surabaya. "Saat ini, kapal itu masih dalam perjalanan menuju Kotabaru. Infonya, sekitar pukul 6 sore baru sampai Kotabaru. Mungkin besok pagi baru diterbangkan ke Surabaya. Kalau pesawat sih sudah siap dan 'menunggu' sejak kemarin," katanya. Informasi yang dihimpun, saat ini sejumlah anggota TNI dari KRI Pandrong tengah menyusuri lokasi temuan ketiga jenazah tersebut untuk memastikan masih ada atau tidaknya jenazah korban AirAsia. Dengan demikian, memasuki hari ke-20 masa pencarian ini, sudah ada 51 jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan. Sebanyak 48 jenazah di antaranya sudah dibawa ke Surabaya, Jawa Timur, untuk proses identifikasi. Sementara itu, 111 orang lainnya, yang terdiri dari penumpang dan awak pesawat tersebut, masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan di Laut Jawa dan Selat Karimata.6


1 Sabrina Asril, "Ini Kronologi Hilangnya Pesawat AirAsia QZ8501", Kompas, diakses dari  http://nasional.kompas.com/read/2014/12/28/1314031/Ini.Kronologi.Hilangnya.Pesawat.AirAsia.QZ8501., pada tanggal 17 Januari 2015 pukul 00.23
2 Jethro Mullen, Susanna Capelouto and Catherine E. Shoichet, CNN (28 December 2014). "Official: Missing AirAsia jet likely at bottom of sea - CNN.com". CNN. Diakses 17 Januari 2015 pukul 00.35.
3 Asril, loc.cit.
4 "Indonesia AirAsia Penerbangan 8501", Wikipedia, diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia_AirAsia_Penerbangan_8501, pada tanggal 17 Januari 00.45
5 Ibid.
6 Abdul Qodir, "Nelayan Temukan Jenazah Anak di Pulau Sembilan Kalsel", Tribun News, diakses dari http://www.tribunnews.com/nasional/2015/01/16/nelayan-temukan-jenazah-anak-di-pulau-sembilan-kalsel, pada tanggal 17 Januari 2015 pukul 01.29