Wednesday, October 14, 2015

Tugas 1 - Pengantar Telematika

Soal :

  1. Jelaskan fungsi dan peranan telematika di berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari!
  2. Apa yang menyebabkan layanan telematika semakin berkembang, jelaskan!
  3. Aplikasi-aplikasi apa saja yang muncul dengan memanfaatkan layanan telematika dan apa peranan dari aplikasi tersebut?
  4. Bagaimana menghindari dampak negatif dari perkembangan telematika? Jelaskan!

Jawab :

  1. Fungsi Telematika
    a. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi untuk menambah pengetahuan manusia yang akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, dan meningkatkan wawasan.

    b. Sarana kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

    Peranan Telematika di Indonesia
    a. Mengoptimalkan proses pembangunan.
    Telematika memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa sarana telekomunikasi yang memudahkan masyarakat saling berinteraksi tanpa terhalang jarak, sehingga mudah untuk menyampaikan informasi dari satu daerah ke daerah lain.

    b. Meningkatkan Pendapatan.
    Produk dan jasa teknologi telematika merupakan komoditas yang memberikan peningkatan pendapatan bagi perseorangan, dunia usaha bahkan negara dalam bentuk devisa hasil ekspor jasa dan produk industri telematika.

    c. Pemersatu bangsa.
    Teknologi telematika mampu menyatukan bangsa melalui pengembangan sistem informasi yang menghubungkan semua institusi dan area dengan cepat tanpa terhalang jarak daerah masing-masing.
  2. Faktor penyebab telematika semakin berkembang adalah meningkatnya dan semakin beragam kebutuhan pengguna. Aplikasi apapun dan layanan apapun yang tercipta dalam telematika berawal dari kebutuhan pengguna. Semua pengguna menginginkan informasi yang mudah didapat, serba cepat, layanan lengkap dan handal untuk memenuhi kebutuhan mereka.
  3. a. E-goverment (contoh : depok.go.id)
    E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.

    Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja. E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

    b. E-commerce (contoh : bhinneka.com)
    Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.

    Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (software), perbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain yaitu e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

    c. E-learning (contoh : cai.elearning.gunadarma.ac.id)
    Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan sistem belajar jarah jauh (distance learning) menggunakan media internet berbasis web atau situs.

    Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas dapat dilakukan.
  4. a. Pembuatan UU yang mengatur penggunaan telematika.
    UU tersebut dimaksudkan untuk memberikan aturan yang jelas dalam penggunaan telematika sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan hal-hal yang dilanggar.

    b. Pembuatan hukum yang memberikan sanksi tegas bagi pelanggar telematika
    Apabila terdapat pelanggaran maka sudah dibuat aturan hukum dan sanksi bagi pelanggar sehingga memberikan efek jera.

Sumber :
http://dee-x-cisadane.webs.com/apps/blog/show/19169220-sejarah-penerapan-dan-perkembangan-trend-telematika-ke-depan
http://www.ivantinusjerry.asia/2014/10/manfaat-peranan-telematika-lengkap-terbaru.html
http://www.ivantinusjerry.asia/2014/11/pengantar-telematika-2.html

No comments:

Post a Comment